×

Trend Report

Dresshaus Woman - Melli Fortunita

Posted on 26 Jan, 2022

Di awal tahun 2022 ini, Dresshaus berbincang santai dengan seorang wanita menginspirasi — finalis Puteri Indonesia 2018, yang juga merupakan seorang model dan content creator, Melli Fortunita. 

 

Dalam kehidupan sosial, banyak sekali stigma dan stereotype bagi standar feminitas. Stereotype yang paling sering dibicarakan adalah mengenai standar perempuan cantik, yang menimbulkan banyaknya perempuan yang kurang percaya diri karena merasa tidak "memenuhi" stereotype tersebut. Namun, tidak sedikit juga sekarang perempuan yang sudah lebih mencintai diri apa adanya dan merangkul berbagai tipe perempuan, berani menyuarakan dan menghimbau perempuan lainnya untuk tidak selalu terkungkung pada stereotype yang ada.

 

Pada wawancara ini, Dresshaus duduk dan berbincang dengan Melli Fortunita, sebagai finalis Puteri Indonesia yang bisa dibilang merupakan "perwakilan" perempuan-perempuan di luar sana. Kali ini Melli membahas mengenai pandangan dan juga tipsnya mengenai kepercayaan diri.

 

 

Bagaimana pertama kali Anda terjun ke dunia pageant dan modelling?

Melli Fortunita: Bagaimana aku bisa masuk ke dunia pageant dan modelling itu ceeritanya cukup panjang dan butuh perjuangan, tetapi semuanya worth it. Awal mulanya adalah pada saat umur aku 17 tahun, aku suka sekali membaca majalah — karena pada masa itu semuanya kita lihat lewat dari majalah. Kemudian aku mencoba mendaftar untuk jadi model di sebuah majalah, namun ternyata belum rezekinya disitu. Jadi aku melanjutkan pendidikanku terlebih dahulu, setelah selesai baru aku coba mendaftar lagi di modelling agency dan diterima. Disitulah aku dibantu oleh senior dan teman-teman, juga didukung oleh orang tuaku, untuk mencoba masuk ke dunia pageant.

 

Anda merupakan salah satu finalis Puteri Indonesia, bagaimana cerita mengenai pengalaman Anda di sana?

Melli Fortunita: Menjadi finalis Puteri Indonesia 2018 adalah hal yang sebelumnya tidak pernah terbayangkan bagi aku. Dulunya aku itu kurus dan agak sering dibully karena itu, tetapi itu tidak memungkiri aku untuk meraih cita-citaku di Puteri Indonesia. Kalau untuk pengalaman yang aku dapat selama aku mengikuti Puteri Indonesia, pastinya banyak sekali — karena disitu aku bertemu dengan berbagai teman dari Sabang sampai Merauke, dan sampai sekarang pun kami masih berhubungan baik. Yang paling tak terlupakan adalah pada saat karantina, karena karantina itu kita sangat padat  selama 14 hari dan disitulah kita dinilai. Namun selain kegiatan karantina yang Panjang dan melelahkan kita juga banyak bersenang-senang. Pengalaman tersebut benar-benar berkesan untuk aku.

 

Anda banyak bertemu perempuan yang inspiring di Puteri Indonesia, hal apakah yang paling Anda pelajari dari mereka?

Melli Fortunita: Pastinya banyak sekali, karena untuk masuk ke Puteri Indonesia itu tidak mudah, kami melalui proses penjurian yang cukup banyak dan bertemu dengan para peserta menjadi suatu hal yang sangat berharga bagiku. Untuk pelajaran tentunya juga banyak sekali, karena disana itu tidak hanya cantik-cantik saja tetapi juga pintar dan berkepribadian yang baik, jadi aku banyak belajar dari mereka. Misalnya, sebelumnya aku tidak bisa public speaking, aku cenderung gugup sekali untuk berbicara di depan orang dan kamera, namun sekarang aku bisa overcome rasa takut tersebut, dan aku bisa sharing ke teman-teman sekitar, bahkan bisa menjadi speaker juga.

 

Pada saat menjalani Puteri Indonesia, karena adanya persaingan, pernahkah ada perasaan minder melihat peserta lain, dan bagaimana menangani perasaan tersebut?

Melli Fortunita: Adanya rasa takut dan minder itu wajar dan pasti ada. Kalau minder, pada saat aku pertama kali datang ke penjurian awal audisi aku pun merasa lumayan minder, aku tidak berfikir akan diterima, karena banyak sekali wanita cantik-cantik dan berprestasi. Tapi untuk menangani rasa minder tersebut, aku tetap berfikir dalam diri aku bahwa aku itu wanita yang juga tidak kalah dengan mereka, aku punya sesuatu yang berbeda dari mereka. Dan aku meyakini diri sendiri bahwa aku pasti punya sesuatu yang bisa ditawarkan.

 

 
 Melli menggunakan Myo Qipa Tenun Dress dari Aluna dan Shang Dress dari JA Collection

 

Anda juga tentunya menjadi inspirasi bagi banyak perempuan, hal apa yang paling ingin Anda share kepada perempuan lainnya?

Melli Fortunita: Sebenernya banyak sekali – yang terpasti untuk semua perempuan di luar sana, aku berharap kalian percaya diri dan bersyukur dengan apa yang kalian punya sekarang. Mungkin banyak hal yang kalian merasa kurang, namun tetaplah bersyukur dan positif, harus semangat dengan apapun yang kita lakukan. Karena semua itu pasti ada hasilnya. Jadi untuk teman-teman diluar sana, teruslah menjadi positif dan berbuat baik sebanyak-banyaknya.

 

Sebagai Puteri Indonesia, Anda diharapkan untuk menjadi panutan bagi kaum perempuan — tentu dibutuhkan kepercayaan diri. Adakah tips untuk membangun kepercayaan diri?

Melli Fortunita: Tips dari aku sendiri; aku setiap memulai hari selalu bercermin, kemudian aku bicara pada diri sendiri; “kamu itu cantik, kamu itu pintar, kamu bisa mengalahkan masalah yang ada di depan kamu.” Dengan bercermin dan mengeluarkan kata-kata positif, maka nantinya dapat terjadi hal-hal yang positif juga.

 

Melli menggunakan Ling Ling Dress dari Ame.

 

Melli's hair & nails: Houzcall.

Full interview video: 

 

 

0 comments

Leave a comment

Spin to Win Spinner icon